Blog ini berisi tentang kiat menuju sukses Anda

Selasa, 12 Januari 2010

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Terbaru

PENGERTIAN PTK

Suyanto (1997) mendefinisikan PTK sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif, dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan / atau meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara professional.

Sanford dan Kemmis:

Penelitian tindakan sebagai sebuah proses inovasi terkendali yang bersifat siklis dan reflektif mandiri,yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap system,cara kerja proses,isi,kompetensi atau situasi.

Sementara Ninik,S.W menyimpulkan, bahwa :

PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa meningkat

Dari pernyataan tersebut di atas,terdapat 3 prinsip PTK:

1.Adanya partisipasi dari peneliti dalam suatu rogram atau kegiatan

2.Adanya tujuan untuk meningkatkan kualitas pembalajaran

3.Adanya tindakan untuk melakukan program atau kegiatan

Bagaimana memahami guru melakukan PTK?

Kemungkinan Bapak/Ibu pernah melakukan hal ini :

Guru menyadari ada permasalahan dalam belajar siswa.

Misalnya :

Minat belajar siswa rendah

Partisipasi siswa di kelas rendah

Banyak siswa yang sering tidak mengerjakan PR

Dari tahun ke tahun, banyak siswa tidak bisa menguasai suatu konsep dengan benar.

Hasil tes siswa rendah,dll.

Guru ingin mengetahui penyebab masalah belajar, kemudian mengadakan observasi dan penyelidikan (bukan hanya pada siswa dan media/sumber belajar tetapi juga pada diri sendiri dalam mengarahkan belajar siswa).

Guru merancang suatu strategi belajar untuk mengatasi masalah.

Guru beraksi melaksanakan rancangannya.

Guru melakukan refleksi dengan cara observasi/penyelidikan lagi untuk mengetahui keberhasilan strateginya.

Bidang Kajian PTK

Masalah pembelajaran, misalnya masalah belajar dan miskonsepsi.

Desain dan strategi pembelajaran, misalnya masalah pengelolaan dan prosedur pembelajaran, implementasi dan inovasi metode pembelajaran, interaksi belajar-mengajar .

Alat bantu, media dan sumber belajar, misalnya masalah penggunaan media, perpustakaan, dan sumber belajar di dalam/luar kelas.

Sistem asesmen proses dan hasil pembelajaran, misalnya masalah evaluasi awal dan akhir pembelajaran, pengembangan instrumen asesmen berbasis kompetensi.

· Pengembangan pribadi peserta didik dan pendidik, misalnya peningkatan kemandirian dan tanggung jawab peserta didik, peningkatan keefektifan hubungan dalam pembelajaran, peningkatan konsep diri peserta didik

Manfaat PTK bagi Guru

-Memperbaiki mutu proses dan hasil belajar

-Meningkatkan profesionalisme guru

-Meningkatkan rasa percaya diri

PRINSIP PELAKSANAAN

1.Tidak mengganggu tugas utama

2.Tidak perlu waktu khusus, dilaksanakan bersamaan dengan pembelajaran

3.Merupakan evaluasi pengembangan pembelajaran

4.Mengatasi masalah pembelajaran

5.Harus mengikuti prosedur dengan benar

6.Bersifat fleksibel dan adaptif

PADA DASARNYA PTK ADALAH PENELITIAN SEBAGAIMANA YANG LAIN, BEDANYA

Bersifat individual bagi guru yang bermuara inovasi pembelajaran

Rumusan masalah dialami oleh guru sendiri sebagai bagian dari profesionalitasnya,bukan dalam rangka kebutuhan ilmiah akademis semata

Hasil akhir yang diinginkan adalah terselesaikannya masalah,strategi pembelajaran yang semakin baik,dan meningkatnya prestasi siswa

Bersifat individual bagi guru yang bermuara inovasi pembelajaran

Rumusan masalah dialami oleh guru sendiri sebagai bagian dari profesionalitasnya,bukan dalam rangka kebutuhan ilmiah akademis semata

Hasil akhir yang diinginkan adalah terselesaikannya masalah,strategi pembelajaran yang semakin baik,dan meningkatnya prestasi siswa

IDENTIFIKASI MASALAH

Merupakan tahap permulaan dari penguasaan masalah

Berupa sejumlah pertanyaan (bila bukan pertanyaan tetapi memerlukan jawaban)

Memaparkan berbagai kemungkinan masalah yang teridentifikasi dari permasalahan penelitian

Pertanyaan masih berkonstelasi dengan latar belakang masalah

PERENCANAAN

Persiapan pelaksanaan pembelajaran

Perangkat mengajar

Media pembelajaran

Instrumen observasi/penelitian (format observasi, kuesioner, tes)

Ø PELAKSANAAN KEGIATAN

Implementasi rencana tindakan (planning) sebagai suatu upaya inovasi (peningkatan mutu) pembelajaran guna mengatasi masalah

Proses pelaksanaan PTK dalam kelas yang kemudian diobservasi untuk menentukan tingkat keberhasilan tindakan yang ditujukan untuk mengatasi masalah

OBSERVASI

Tahap penelitian terhadap tindakan yang dilaksanakan pada tahap Acting dengan menggunakan format observasi yang sudah disiapkan

Proses pengumpulan data untuk dianalisis pada tahap Refleksi

REFLEKSI

Tahap analisis data yg dikumpulkan melalui instrumen observasi tentang pelaksanaan tindakan

Tahap untuk menentukan apakah tindakan sudah dapat mengatasi masalah atau belum, sehingga perlu tindak lanjut (siklus berikutnya

PEMBATASAN MASALAH

Upaya untuk menetapkan batas-batas permasalahan dengan jelas

Berupa penetapan lingkup permasalahan dari berbagai masalah yang teridentifikasi sesuai tujuan penelitian

Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang termasuk dalam lingkup permasalahan

Untuk memperjelas fokus masalah

Untuk merumuskan masalah

Pendekatan

Pembelajaran

Pra Usulan Penelitian

Diajukan oleh : _________________________________

Judul Penelitian Tindakan kelas

___________________________________________________________

Bab I Permasalahan

Latar belakang masalah

Rumusan masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bab II Kerangka Teori

Bab III Metode Penelitian

Rancangan Penelitian

Lokasi dan Subjek penelitian

Data dan Metode Pengumpulan Data

Instrumen Penelitian

Judul PTK

Mengandung:

Permasalahan

Tindakan

Subjek Penelitian

Melalui judul pembaca tertarik untuk membaca lebih jauh

Ditulis dalam kalimat deklaratif

JUDUL PTK

· Peningkatan Kualitas Proses dan Produk Pembelajaran IPS SD Melalui Pengembangan Model Ketrampilan Proses yang Berbasis Kompetensi pada Siswa Kelas 5 SDN Tegal

Upaya Meningkatkan Ketuntasan Belajar Biologi Siswa Kelas XI-B SMAN 2 Surabaya melalui Penerapan Strategi Pemetaan Konsep

Upaya Meminimalkan Kesalahan Konsep Fisis Siswa Kelas II-2 SMA Negeri 1 Surabaya melalui Peningkatan Pembelajaran Fisika Model Konstruktivis

Implementasi Model Cooperatif Thinking and Moving (CTM) pada Pembelajaran Pkn dalam Upaya Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas

Peningkatan Kemampuan dalam Bernyanyi Melalui Pola Latihan Mulut Kita adalah Alat Musik di Kelas VI SDN I Putusiban Kab.Kapuas Hulu

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Membaca dan Mengomentari Dongeng Melalui Pembelajaran E-Learning Siswa Kelas VII Semester 2 SMPN 2 Sungai Puyuh

Meningkatkan Prestasi Gambar Proyeksi melalui Media Lilin Mainan di SMKN 3 Tegal

PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah

B. Uraikan pentingnya masalah dan penjelasan mengapa masalah ini dipermasalahkan.

C. Berikan fakta yang ada di kelas sebagai kondisi objektif.

D. Tuliskan alternatif pemecahan masalah.

Masalah: Kemampuan siswa kelas XI-D SMAN 8 Surabaya dalam hal menulis karya ilmiah rendah.

Bukti

a. Banyak siswa yang tidak teliti sehingga kesalahan

penulisan/ketikan sering terjadi, misalnya: dasr (seharusnya

”dasar”), ejaa (seharusnya ”ejaan”), hakekat (seharusnya

”hakikat”), teoritis (seharusnya ”teoretis”).

b. Banyak terjadi kesalahan sistematika penomoran, misalnya:

A.

1.

1.

2.

c. Daftar pustaka banyak yang tidak sesuai

dengan catatan pustaka, misalnya:

Dalam daftar pustaka muncul:

Arikunto, Suharsimi. 2006. .... (Catatan

pustaka yang terdapat dalam teks tidak

pernah menyebutkan Arikunto, 2006).

Akar Penyebab Masalah

a. Siswa tidak teliti

b. Siswa enggan membaca lagi tulisannya (menyunting tulisannya)

B. Rumusan masalah

Rumusan masalah harus berkaitan dengan judul dan latar belakang masalah.

Rumuskan dalam kalimat pertanyaan.

Dijabarkan dari identifikasi dan pembatasan masalah.

Merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan apa saja yang ingin dicari jawabannya merupakan INTI dari masalah

Bagaimanakah peningkatan kemampuan mengapresiasi puisi siswa kelas VIIB SMPNI Sidoarjo melalui strategi strata?

Bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis siswa kelas XI-D SMAN 8 Surabaya melalui koreksi berpasangan?

C. TUJUAN PENELITIAN

Sesuai dengan latar belakang dan judul penelitian.

Menjelaskan jawaban atas pertanyaan atau masalah pokok yang dirumuskan Contoh: Rumusan masalah apakah pendekatan X dapat meningkatkan Y maka :Tujuan penelitian bisa Mendeskripsikan bagaimana pendekatan X dapat meningkatkan Y

D. MANFAAT PENELITIAN

Menjelaskan kegunaan / manfaat yang mendasari argumentasi tentang pentingnya penelitian yang dilakukan

Kegunaan penelitian dapat berupa :

- Kegunaan teoritis: pengetahuan baru

- Kegunaan praktis: berupa jawaban pemecahanmasalah

Berhubungan erat dengan latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah.

Argumentasi ilmiah(melalui kajian pustaka)

Kaji teori-teori yang berhubungan dengan konsep-konsep yang dipermasalahkan

Bahas hasil-hasil penelitian yang berhubungan;

Ajukan hipotesis dengan mendeduksi premis-premis dari teori menuju kesimpulan yang berupa jawaban sementara (hipotesis) terhadap rumusan masalah.

HIPOTESIS

Jika PTK bersifat perbaikan belajar dengan perubahan strategi dan metode belajar maka hipotesis bisa diperlukan

Jika PTK bersifat diagnosis keadaan /hasil belajar siswa maka hipotesis tidak diperlukan PTK digunakan untuk mendeskripsikan secara cermat

Keadaan yang diduga akan tercapai setelah kegiatan penelitian.Merupakan jawaban sementara berdasarkan asumsi dan telaah teori

Jawaban yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenaran teorinya.

Contoh hipotesis tindakan:

Dengan menggunakan permainan bahasa teka-teki silang, kemampuan kosakata siswa akan berkembang dengan baik.

Penerapan Strategi Pemetaan Konsep dapat meningkatkan Ketuntasan Belajar Bahasa Jerman.

Pengembangan Kinerja Guru dalam Melaksanakan Penilaian Portofolio dapat Meningkatkan Mutu Pembelajaran Seni Rupa.

. KAJIAN TEORI


A. Tinjauan pustaka

Berisi ringkasan dan tinjauan teori-teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti

Sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan

Sebagai dasar untuk mendapatkan jawaban yang diandalkan

Sebagai alat untuk membantu memecahkan masalah

Agar meyakinkan

Harus lengkap

Mencakup perkembangan-perkembangan terbaru

Berasal dari beberapa pendekatan atau aliran

Didasarkan pada argumentasi yang meyakinkan

Bukan saja berasal dari pengetahuan teknis

Berasal dari pengetahuan filosofis yang melandasi teori tersebut

. PENELITIAN YANG RELEVAN

Penelitian terdahulu dikaitkan dengan variabel-variabel penelitian

Sebagai titik tolak dari penelitian yang dilakukan

III.METODE PENELITIANSetting (tempat, waktu, siklus, observer)

Subyek Penelitian (siswa, guru)

Sumber Data (melalui KBM, guru, siswa)

Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data (pengamatan, wawancara, dokumen, tes)

Validasi Data (dengan triangulasi: beberapa sumber atau satu sumber tetapi beberapa metode, atau gabungan)

Teknik Analisis Data (model interaktif dengan reduksi data atau model analisis normatif berdasarkan norma misalnya kurikulum)

Subjek Penelitian

Uraikan siswa kelas, semester, dan tahun ajaran berapa.

Uraikan dari sekolah mana (boleh disertai dengan alamat sekolah).

Uraikan berapa jumlah siswa (laki-laki dan perempuan).

Tambahkan alasan pemilihan subjek penelitian.

RANCANGAN PENELITIAN

Uraikan berapa siklus yang akan dilaksanakan dalam penelitian tersebut.

Uraikan berapa alokasi waktu untuk setiap siklus.

Uraikan tahapan dari masing-masing siklus.

Uraikan apa yang dilakukan setiap tahapan tersebut. Instrumen Penelitian

Uraikan instrumen yang akan dipakai dalam penelitian tersebut (instrumen tes dan/atau nontes).

Uraikan masing-masing instrumen tersebut.

Misalnya:

Instrumen Tes: tes tulis/lisan/kinerja

Instrumen Nontes: pengamatan/observasi (pedoman pengamatan/observasi), kuesioner, wawancara (pedoman wawancara), skala sikap, dokumentasi, catatan lapangan

Teknik Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data

Alat pengumpulan data

Angket

Angket, kuisioner, yang dapat berupa angket terbuka, isih,

Rating scale, ceck list dan lain-lain

Wawancara

Pedoman wawancara

Observasi

Panduan observasi

Dokumenter

Format pencatatan dokumen

Tes

Tes (tulis, lisan, kinerja)

MAU MENULIS LAPORAN ?

A. Pembukaan

Halaman judul

Lembar pengesahan

Kata pengantar

Daftar isi B. Isi

Bab I pendahuluan

Latar belakang masalah

Identifikasi masalah

Rumusan masalah penelitian

Tujuan penelitian

Manfaat hasil penelitian

Daftar lampiran

Bab II Kajian Pustaka

Landasan teori

Kajian hasil penelitian

BAB III Metode Penelitian

Rancangan Penelitian

Lokasi dan Subyek Penelitian

Data dan Metode pengumpulan data

Instrumen Penelitian

Teknik analisis data

Pengambilan kesimpulan

Bab IV Hasil penelitian

Gambaran selintas tentang setting

Uraian penelitian secara umum

Penjelasan per siklus

Proses analisis data

Pembahasan dan pengambilan kesimpulan

Bab V Kesimpulan dan saran

Kesimpulan

Saran untuk tindak lanjut

C. Bagian penunjang/penutup

Daftar pustaka

Lampiran-lampiran

Sumber 1.Pengembangan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Penelitian

Prof.Dr.Kisyani Laksono,M.Hum.

2.Penelitian Tindakan

Kusnandar,S.Pd . M.Pd.

3.Penelitian Tindakan Kelas dan Permasalahannya

Dra.Ninik Sri Widayati, M.Pd.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar